Sunday, August 12, 2018

Harry Kane, Bintang Inggris yang Turut Meramaikan Persaingan Bursa Pengganti Messi dan Ronaldo


Oleh Akhmad Zamroni Sw.

Harry Kane (Sumber: www4.pictures.zimbio.com)
Sebagai negara yang memiliki tradisi sepak bola yang panjang, Inggris rutin menyumbangkan pemain-pemain bertalenta besar dalam meramaikan gelanggang sepak bola internasional. Dengan kompetisi liganya yang dipenuhi pemain-pemain kelas dunia, Inggris mampu melahirkan bintang-bintang yang kompetitif di daratan Eropa dan dunia. Setelah kemunculan bintang-bintang masa lalu, seperti Stanley Matthews, Duncan Edwards, Bobby Moore, Bobby Charlton, Geoff Hurst, Gordon Banks, Kevin Keegan, Glenn Hoddle, Christ Waddle, John Barnes, Bryan Robson, Gary Lineker, Paul Gascoigne, Steve McManaman, Alan Shearer, David Beckham, dan Steven Gerrard, kini negeri Ratu Elisabeth memiliki pemain-pemain muda berbakat yang siap meneruskan kebintangan para pendahulunya.
Salah satu pemain muda yang menonjol adalah Harry Kane. Dalam waktu sekitar empat tahun terakhir, Harry Kane menjadi pemain muda yang menyedot perhatian para penggemar dan pengamat sepak bola di Inggris dan Eropa. Permainannya yang mengesankan di Premier League (Liga Primer Inggris) juga membuat klub-klub besar Eropa mengincarnya untuk direkrut.
Harry Edward Kane lahir di Chingford, Inggris, pada 28 Juli 1993. Kane tumbuh sebagai seorang pencinta sepak bola. Saat masih kecil, Kane merupakan penggemar berat Arsenal sehingga sempat menjadi siswa akademi sepak bola klub yang mendapat julukan Meriam London tersebut. Namun, Kane kemudian pindah ke akademi sepak bola Tottenham Hotspur (tahun 2004) serta sukses menembus tim senior lima tahun kemudian. Namun, Kane tidak langsung mendapat kesempatan bermain untuk Spurs. Dia lebih dahulu menjalani masa peminjaman ke klub lain, yakni Leyton Orient, Millwall, Norwich City, dan Leicester City.
Sebelum dipinjamkan ke klub Iain, pada tahun 2009--2011 Kane merumput bersama Spurs dalam 48 pertandingan dengan mencetak 24 gol. Dalam masa peminjaman, ia bermain untuk Leyton Orient sebanyak 18 kali dengan melesakkan 5 gol (2011), kemudian bermain untuk Millwall dalam 22 partai dengan catatan 7 gol (2012), hanya tampil 3 kali tanpa mencetak gol untuk Norwich City (2012-2013), serta tampil 13 kali bersama Leicester City dengan mencetak 2 gol (2013).
Gol 80 Detik
Sejak junior (remaja), Kane juga sudah langganan membela tim nasional Inggris. Pada tahun 2010 ia direkrut masuk tim nasional Inggris U-17 dengan catatan 3 kali tampil dan mencetak 2 gol. Berturut-turut ia bermain untuk tim nasional U-19 sebanyak 14 kali dengan torehan 6 gol (2010—2012), tampil bersama tim nasional U-20 sebanyak 3 kali dengan mengukir  1 gol, serta berlaga untuk tim nasional U-21 sebanyak 10 kali dengan mencetak 8 gol .
Kane menjalani debut di tim nasonal senior pada Maret 2015 dengan gemilang saat Inggris menggilas Lithuania dengan skor 4-0. Ia mencetak gol 80 detik setelah diturunkan oleh pelatih ke lapangan. Sejauh ini Kane sudah mencetak 11 gol untuk tim nasional  senior. Torehan gol ini masih jauh di bawah pencapaian Wayne Rooney yang selama kariernya bersama tim nasional Inggris telah mencetak 53 gol. Namun, karier Kane di tim nasional jelas masih panjang (karena usianya baru 24 tahun) sehingga ia memiliki peluang besar untuk melampaui catatan Rooney.
Pada penampilannya yang ke-20 bersama tim nasional, Kane sudah mampu mencetak 10 gol. Prestasi ini mengalahkan catatan gol internasional dari beberapa pemain besar dan bintang dunia untuk tim nasionalnya masing-masing. Lihatlah catatan ini: Zlatan Ibrahimovic mencetak golnya yang ke-10 untuk Swedia setelah menjalani 28 pertandingan, Cristiano Ronaldo membuat golnya yang ke-10 untuk Portugal setelah melakukan 30 pertandingan, dan bahkan Lionel Messi melakukan hal yang sama untuk Argentina setelah melewati 33 pertandingan.
Mengakhiri Hegemoni Messi dan Ronaldo
Setelah kembali ke Spurs sebagai pemain reguler, Kane memperlihatkan diri sebagai salah satu pemain pribumi (asli Inggris) yang paling produktif dan berbahaya di Liga Primer. Setidaknya dalam tiga musim terakhir (2014—2017), ia masuk dalam deretan striker yang paling tajam dan ditakuti oleh kiper-kiper lawan. Kontrol, dribling, pergerakan, dan kecepatannya dalam mengolah bola menjadi gol sangat sulit dihentikan oleh para pemain belakang dan kiper lawan.
Dalam satu tahun terakhir ini, Kane bahkan menjadi pemain yang paling tajam dan paling produktif (mencetak gol) di seluruh Eropa. Pada tahun 2017 lalu, dalam urusan menjebol gawang lawan, Kane tidak hanya mengalahkan para jagoan pencetak gol di Liga Primer, seperti Mohamed Salah (Liverpool), Sergio Aguero (Manchester City), dan Romero Lukaku (Manchester United), melainkan juga menumbangkan dua pemain terbaik dunia dari La Liga (Liga Spanyol), Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. Selama tahun 2017, Kane mencetak 56 gol dalam 52 kali penampilan bersama Spurs dan tim nasional Inggris di semua pertandingan dan kompetisi. Kane sukses mengalahkan Messi (54 gol), Ronaldo (53 gol), Robert Lewandowski (53 gol), dan Edinson Cavani (53 gol).
2017 menjadi tahun yang istimewa dalam karier sepak bola Kane. Pada tahun itu, ketajamannya dalam mencetak gol berhasil mengakhiri hegemoni Messi dan Ronaldo. Dalam kurun waktu tujuh tahun sebelumnya (2010--2016), Messi dan Ronaldo secara bergiliran menjadi pencetak gol tersubur di Eropa. Messi menjadi pemain paling produktif untuk tahun 2010 (60 gol), 2012 (91 gol), dan 2016 (59 gol), sedangkan Ronaldo menjadi pemain paling tajam untuk tahun 2011 (60 gol), 2013 (69 gol), 2014 (61 gol), dan 2015 (57 gol). Memasuki tahun 2017, Kane sukses memutus rantai dominasi Messi dan Ronaldo dengan mengalahkan keduanya melalui catatan 56 gol.
Prestasi Kane yang melampaui Messi dan Ronaldo dalam rekor membuat gol menunjukkan kemampuannya yang tinggi sebagai pemain. Ia telah menjadi “mesin” penghasil gol yang membuat tim yang dibelanya menjadi kompetitif serta sekaligus menakutkan tim-tim lawan. Kane memiliki skill bermain yang mantap serta mempunyai kecepatan, kejelian, dan naluri mencetak gol yang luar biasa. Ia membuktikan diri tidak hanya mampu bersaing dengan bintang-bintang asing di Liga Primer, melainkan juga dengan dua pemain terbaik dunia (Messi dan Ronaldo) yang dalam satu dasawarsa terakhir merajai gelanggang sepak bola Eropa dan dunia.
Dalam satu tahun terakhir (2017), Kane juga menunjukkan diri sebagai pemain yang mampu mencetak gol dalam setiap pertandingan yang dijalaninya, baik di klub maupun di tim nasional. Dengan mencetak 56 gol dalam 52 laga yang dilakukannya (selama 2017), berarti Kane mampu membuat 1,08 gol dalam setiap laga. Artinya, jika dirata-rata, Kane selalu mencetak gol dalam setiap pertandingan yang ia lakoni selama tahun 2017 lalu.
Jika gol-gol Kane diperinci ke dalam beberapa pertandingan, ia telah mencetak banyak hat-trick dan gol-gol penting dalam pertandingan krusial yang menentukan. Misalnya, pada pertandingan Inggris-Slovenia dalam kualifikasi Piala Dunia 2018 pada 6 Oktober 2017 yang berakhir 1-0 untuk kemenangan Inggris, Kane mencetak satu-satunya gol kemenangan Inggris itu sekaligus menentukan kelolosan tim The Three Lions  ke Piala Dunia 2018 di Rusia. Kane juga mencetak hat-trick saat Spurs menggulung Southampton 5-2 dalam lanjutan pertandingan Liga Primer 26 Desember 2017 (Boxing Day) — hasil ini mendongkrak Spurs ke urutan empat klasemen dengan menggeser posisi Liverpool.
Tiga gol yang dibuat Kane dalam laga Spurs-Southampton itu melengkapi enam hat-trick yang sudah ia cetak selama tahun 2017 di Liga Primer. Kane menjadi pemain pertama dalam sejarah Liga Primer yang membuat enam kali  hat-trick dalam satu tahun kalender (2017).  Hat-trick itu juga melengkapi koleksi gol pemain yang memiliki tinggi badan 188 cm ini menjadi 39 gol dari 36 laga di Liga Primer selama satu tahun kalender yang sekaligus memecahkan rekor gol Alan Shearer yang dicetak pada tahun kalender 1995 (36 gol).
Pencapaian dan Pujian
Pencapaian tinggi Kane mengundang banyak pujian. “Ia pantas mendapatkan pencapaian ini. Ia tidak hanya berbakat, tetapi juga pemain yang sangat profesional. .... Ia panutan yang bagus untuk semua pemain,” kata pelatih Spurs, Mauricio Pochettino. “Kita sudah melihatnya berkembang setelah 3,5 tahun di klub ini. Itu membuat kami sangat bangga dan saya amat gembira dengan seluruh pencapaiannya sejauh ini,” lanjut Pochettino. “Kami sangat senang dengan dia karena di setiap kompetisi dia berhasil mencetak gol. Penampilannya sungguh bagus dan mengamankan tiga poin yang sangat penting untuk kami. .... Harry Kane adalah pemain fantastis, salah satu striker terbaik, sulit menemukan kata-kata untuk menjelaskannya. Dia luar biasa ....
“Ia merupakan penyerang tengah yang komplet, ia melakukan segalanya. Ia mencetak gol dengan kepala, menjadi ujung tombak, serta menembak dengan kaki kiri, kaki kanan,” kata Darren Anderton, mantan pemain Spurs dan tim nasional Inggris. “Ia bekerja keras untuk tim, jika diperlukan ia akan masuk ke sektor di antarlini. Ia tak gentar berhadapan dengan bek tengah mana saja, ia tangguh, tahu harus bagaimana untuk merawat dirinya sendiri,” tambah Anderton.
Rekan Kane di tim nasional Inggris, Phil Jones, berharap Kane dapat menumbangkan rekor Wayne Rooney sebagai pencetak gol terbanyak bagi tim nasional Inggris. Harapan Jones diutarakan usai Kane mencetak dua gol untuk The Three Lions dalam partai melawan Malta yang berkesudahan 4-0 untuk kemenangan Inggris pada kualifikasi Piala Dunia 2018. Dua gol ini merupakan gol ke-10 Kane di ajang internasional bersama tim nasional Inggris. Jones yakin bahwa Kane akan segera melampaui rekor gol milik Wayne Rooney. Rooney yang telah mengumumkan pengunduran dirinya dari tim nasional Inggris merupakan pencetak gol terbanyak The Three Lions dengan jumlah 53 gol dalam 119 pertandingan.
 “Harry (Kane) akan menempatkan dirinya di atas catatan Wayne sebagai pemegang rekor dan akan menjadi ancaman untuknya tanpa sedikit pun keraguan,” tutur Jones.  “Dia (Kane) memiliki semua kemampuan sebagai salah satu striker terbaik di dunia untuk bersaing di level yang dipegang Wayne Rooney. Jika dia tetap fit dan terus tampil di klubnya, dia akan mencetak lebih banyak gol untuk negaranya,” pungkas Jones. “Harry adalah pemain dengan bakat yang luar biasa. Dia adalah pemain berbakat; mencetak gol dengan kedua kakinya dan dengan kepalanya. Dia memiliki gerakan yang hebat dan kuat. Ini adalah prestasi yang sangat istimewa untuk mencetak 10 gol lebih cepat dari Wayne dan semua pemain hebat lainnya.”
Menurut Emmanuel Eboue, mantan back Arsenal, Harry Kane memiliki kemiripan dengan striker Bayern MunchenRobert Lewandowski. “Tahun ini Harry Kane benar-benar luar biasa. Dia seperti Lewandowski. Keduanya mirip. Dari mana pun dia menembak, selalu terjadi gol. Dia tetap konsisten. Semua yang ia lakukan di atas lapangan menjadi gol. Anda harus berhati-hati menghadapi striker seperti dia,” tutur Eboue.
Permainan impresif Kane menyebabkan banyak klub besar tertarik merekrutnya. Salah satu klub elite yang diberitakan media sangat berminat terhadapnya adalah Real Madrid. Laporan media menyebut bahwa Los Blancos akan berusaha merekrut Kane pada musim panas 2018. Tentang Kane, pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, mengatakan, “Kane pemain yang fundamental bagi Tottenham, dia sangat bagus dalam setiap aspek, tetapi hal terbaik tentang dia adalah dia selalu memikirkan cara mencetak gol,” ucap Zidane. “Ia selalu mencari ruang dan itu sangat bagus. Ia striker yang sempurna.”
Pujian untuk Kane juga datang dari mantan bintang Tottenham Hotspurs dan tim nasional Inggris, Teddy Sheringham. “Kane memiliki semua hal yang pernah saya punya, bahkan lebih. Ia juga memiliki kemampuan seperti Alan Shearer,” kata Sheringham.  “Menurut saya, Harry Kane adalah seorang striker dengan kemampuan yang lengkap,” lanjut Sheringham.
Mantan bintang Inter Milan, Bayern Munchen, dan tim nasional Jerman, Lothar Mathaeus, turut menyampaikan kekagumannya terhadap Kane. Menurut Mathaeus, Kane tidak akan mengalami kesulitan seandainya bermain untuk Real Madrid atau Barcelona. “Saya benar-benar menyukai dia. Jika saya seorang pelatih dan memiliki uang, saya akan mendatangkan dirinya. Satu-satunya pemain di posisinya yang lebih saya kagumi adalah Robert Lewandowski,” kata Mathaeus. “Ia paham bagaimana caranya mencetak gol dalam setiap pertandingan yang ia mainkan.”
Seusai tim asuhannya dihantam Tottenham Hotspur 3-1 dari dalam lanjutan Liga Champions, pelatih Borussia Dortmund, Peter Bosz, tak bisa menyembunyikan rasa takjubnya terhadap Kane. Dalam laga itu, Kane mencetak dua gol serta turut berperan atas terciptanya satu gol lainnya. “Kami kalah dari seorang penyerang bernama Kane. Dia adalah pemain berkualitas. Kuat dan saya rasa memang kuat. Dia bisa memenangi duel dengan lawan yang mengawalnya. Tetapi, kami memang sudah mengetahui Kane bakal berbahaya dan itu terbukti,” kata Bosz.
Bagi pelatih asal Jerman lainnya, Juergen Klopp, Kane tidak hanya salah satu striker terbaik di Eropa, melainkan juga salah satu yang terbaik di dunia. Adapun mantan bintang Manchester United dan Real Madrid asal Belanda, Ruud Van Nistelrooy, mengatakan, “Harry Kane terlihat seperti seorang profesional hebat, seseorang yang bekerja keras untuk memaksimalkan kemampuannya. Dia menunjukkan hal itu di lapangan. Saya pikir untuk Spurs dia adalah pemain hebat, seorang pemimpin juga. Itu juga berlaku untuk Inggris. Ia adalah pencetak gol yang hebat.”
Rekan Kane di tim nasional Inggris, Adam Lallana, percaya bahwa Harry Kane adalah salah satu pemain terbaik di dunia. “Saya sangat senang dengan Harry,” kata gelandang serang Liverpool tersebut. “Saya sangat terkesan dengannya setelah bermain melawannya di Tottenham dan bermain bersamanya untuk (tim nasional) Inggris.” Menurut Lallana, oleh karena kemampuannya bermain, Kane pantas menjadi kapten tim nasional Inggris. Jika Kane terpilih menjadi kapten, merupkan kehormatan bagi Lallana jika ia ikut menjadi anggota tim dan berjalan di belakang Kane.


Saturday, August 11, 2018

Hasil Pertandingan Semifinal dan Final Piala Dunia 2018

Final Prancis melawan Kroasia (kiri) dan perebutan juara ketiga
Belgia melawan Inggris (kanan) (Sumber: bolarusia.kompas.com-indosport.com)


Semifinal
·          Prancis 1 - 0 Belgia
·          Kroasia 2 - 1 Inggris
Perebutan Juara Ketiga
·          Belgia 2 - 0 Inggris
Final
·          Prancis 4 - 2 Kroasia

Isco, Bintang yang Siap Menggantikan Peran Ronaldo

Oleh Akhmad Zamroni Sw.

Isco (Sumber: 3dwnh01icn0h133s00sokwo1-
wpengine.netdna-ssl.com)

Isco, yang nama aslinya Francisco Román Alarcón Suárez, lahir di Benalmadena, Malaga, Andalusia, pada tanggal 21 April 1992 (umur 25 tahun). Saat ini Isco bermain sebagai gelandang serang untuk Real Madrid. Sebelum merumput bersama Real Madrid, Isco bermain untuk Valencia dan Malaga.
Dari Valencia, Isco bergabung ke Malaga pada Juli 2011 dengan meneken kontrak yang berdurasi lima tahun. Setelah bermain untuk Malaga selama dua tahun, ia bergabung dengan klub bertabur bintang, Real Madrid, pada Juni 2013, untuk kontrak yang berdurasi lima tahun. Oleh karena penampilannya yang cemerlang, Madrid masih mempertahankannya hingga saat ini.
Isco merupakan salah satu produk sepak bola Spanyol yang memiliki tradisi bermain menyerang dengan operan pendek berteknik tinggi. Ia mulai menemukan kematangannya sebagai gelandang serang berkat tempaan Real Madrid yang memiliki pemain-pemain kelas dunia, seperti Cristiano Ronaldo, Gareth Bale, Karim Benzema, Macelo, dan Toni Kroos. Saat ini Isco menjadi salah satu pemain domestik Real Madrid yang sangat penting di tengah bertaburannya bintang-bintang asing klub ibu kota ini.
Seperti umumnya pemain Spanyol, Isco bermain sangat tenang, sabar, percaya diri, dan memiliki teknik tinggi. Saat para bintang Madrid, terutama trio BBC (Bale, Benzema, Ronaldo) tengah mengalami kesulitan mencetak gol, Isco sering menyeruak menjadi bintang dengan mencetak gol-gol penting dan menentukan bagi Real Madrid. Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane, memuji Isco sebagai bintang masa depan bagi Real Madrid. Pernyataan Zidane ini menunjukkan bahwa Isco memiliki potensi dan harapan untuk menggantikan peran dan kebintangan Ronaldo dan beberapa bintang senior lain di Madrid.
Saat Real Madrid menghancurkan Deportivo La Coruna 6-2 dalam lanjutan pertandingan La Liga, penampilan menawan Isco juga menuai pujian dari Zidane. Bermain tanpa sejumlah bintang andalannya, seperti Ronaldo, Benzema, dan Bale, Madrid bermain impresif berkat penampilan cemerlang Isco. Isco mencetak satu gol, memberi satu assist, dan terlibat dalam empat gol lain. Isco ditarik keluar pada menit ke-79 dan secara mengejutkan mendapat aplaus meriah dari pendukung La Coruna.
“Jarang seorang pemain lawan mendapat aplaus dan standing ovation dari suporter tuan rumah. Itu hanya untuk pemain yang menunjukkan performa luar biasa. Isco memang tampil gemilang dan dia layak menerima itu,” sebut Zidane. “Dia menunjukkan bahwa semua pemain bisa melakukan hal yang sama jika mau bekerja keras dan tak patah semangat. Saya sangat gembira dengan performa yang dia tunjukkan.”
Bersama tim nasional Spanyol, Isco juga beberapa kali bermain sangat mengesankan. Salah satunya, saat Spanyol membenamkan Italia 3-0 pada 2 September 2017 dalam babak Kualifikasi Piala Dunia 2018, Isco mencetak dua gol sehingga menuai banyak pujian. “Isco menunjukkan permainan yang luar biasa. Isco selalu menginginkan bola dan bekerja dengan baik tanpa hal tersebut. Bermain secara reguler dan konsisten membuat Anda berkembang di dunia sepak bola. Isco pemain hebat dan banyak berkembang tahun ini,” kata pelatih tim nasional Spanyol, Julen Lopetegui.
Mantan bintang Valencia dan Barcelona, David Villa, mengaku sudah sejak lama mengetahui Isco sebagai pemain yang berkualitas. Villa optimis, gelandang Real Madrid itu akan menjadi salah satu pemain terbaik di dunia. “Saya telah mengenal Isco sejak lama, sejak dia masih kecil dan mulai berlatih dengan tim pertama Valencia,” ujar Villa. “Dia adalah pemain kelas dunia dan dia akan terus menjadi pemain bintang karena dia masih muda dan bisa terus makin membaik,” lanjutnya.
Rekan Isco di tim nasional Spanyo, David De Gea, bahkan menyebut pemain Real Madrid itu akan menjadi salah satu pemain terhebat sepanjang masa. Menurut De Gea, Isco masih akan melakukan hal-hal ajaib lain lantaran sedang dalam performa puncak. “Secara pribadi saya telah mengenal Isco sejak lama sehingga saya tak begitu terkejut dengan apa yang dia lakukan. Dia sedang berada di performa puncak dan akan melakukan hal luar biasa lainnya,” kata De Gea, yang juga kiper Manchester United itu. “Dia kini sedang berada di level atas dan itu bagus untuk tim. Kami berharap dia terus meningkat. Saya yakin, dia akan menjadi salah satu pesepakbola terbaik dunia.”
Rekan Isco lain di tim nasional , Alvaro Morata, tak kalah terkesannya dengan Isco. “Isco adalah pemain yang fenomenal. Selama ia bahagia, kami pun bahagia. Cedera yang ia alami hanyalah hal kecil. Kami berharap ia dapat pulih secepatnya,” ungkap Morata.
Back Real Madrid, Raphael Varane, mengatakan, “Skuat ini (Real Madrid) amat berkualitas dan semua orang harus memainkan perannya. Ada banyak laga tersisa dan kami membutuhkan semua pemain. Isco memiliki kualitas yang luar biasa dan saya senang melihat dia beraksi di latihan atau di pertandingan. Dia punya talenta luar biasa.” Adapun mantan rekan Isco di Valencia yang kini bermain sebagai kack kiri Barcelona, Jordi Alba, juga memberi pujian tinggi untuk Isco, “Dia ada di level yang sama dengan pemain terbaik dunia ....”


Kylian Mbappe, Bintang Muda Penerus Kejayaan Prancis

Oleh Akhmad Zamroni Sw.

Kylian Mbappe (Sumber: www.thesun.co.uk)
Setelah era Raymond Kopa, Just Fontaine, Michel Platini, serta Zinedine Zidane dan kawan-kawan (yang membawa Prancis menjadi Juara Dunia 1998), Prancis belum melahirkan lagi pemain kelas dunia yang mampu mengantarkan Tim Ayam Jantan menjadi juara Eropa dan juara dunia. Muncul nama Antoine Greizmann yang menjadi bintang Atletico Madrid serta Paul Pogba yang sempat memecahkan nilai transfer saat hijrah dari Juventus ke Manchester United. Namun, di tengah kiprah Greizmann dan Pogba, muncul bintang baru dengan usia yang lebih muda dan lebih bertenaga. Dialah Kylian Mbappe.
Mbappe memiliki nama lengkap Kylian Sanmi Mbappe Lottin. Anak muda Prancis keturunan Afrika (Kamerun) ini lahir di Bondy, pinggiran Kota Paris, Prancis, pada 20 Desember 1998 (umur 19 tahun).  Ayah Mbappe adalah seorang pelatih sepak bola yang berasal dari Kamerun yang sekaligus menjadi agen Mbappe, sedangkan ibunya adalah mantan pemain bola tangan yang berasal dari Aljazair. Saudara tiri Mbappe, Jires Kembo Ekoko, juga merupakan pemain sepak bola profesional.
Mbappe memulai karier sepak bolanya di klub AS Bondy pada usia 12 tahun. Ia bergabung dengan klub ini dari tahun 2010 hingga 2013. Tiga tahun kemudian, pada usia 15 tahun, ia memutuskan merumput bersama AS Monaco (2013). Di klub anggota Liga Prancis (Ligue 1) ini Mbappe mulai menunjukkan bakat cemerlangnya.
Dari Monaco ke PSG
Pemain bertinggi badan 178 cm ini melakukan debutnya (penampilan pertama) di Liga Prancis bersama AS Monaco pada 2 Desember 2015 saat usianya belum genap 17 tahun (16 tahun 347 hari). Saat itu ia masuk menggantikan Fabio Coentrao pada menit ke-88 dalam partai kandang AS Monaco melawan SM Caen yang berkesudahan imbang, 1-1. Adapun gol pertamnya untuk Monaco ia cetak pada 20 Februari 2016 saat Monaco yang bermain home  sukses menundukkan Troyes dengan skor 3-1. Gol itu ia ciptakan pada saat usianya menginjak 17 tahun 62 hari  ––  menjadikannya sebagai pencetak gol termuda dalam sejarah AS Monaco, memecahkan rekor yang dipegang oleh Thierry Henry.
Permainan Mbappe bersama Monaco dari waktu ke waktu terus berkembang. Pada 14 Desember 2016 ia mencetak hat-trick pertama untuk memberi kemenangan Monaco atas Stade Rennais FC dengan skor telak 7-0 dalam Piala Liga Prancis. Sementara itu, di kompetisi Liga Prancis (Ligue 1) yang lebih berat dan prestisius ia mencetak hat-trick pertamanya pada 11 Februari 2017 saat Monaco melibas FC Metz dengan skor 5-0. Ketika itu usia Mbappe baru 18 tahun 2 bulan, menjadikannya sebagai pemain termuda yang membuat hat-trick dalam sejarah Liga Prancis.  
Pada musim kompetisi 2016/2017, Mbappe pun sukses turut mengantarkan AS Monaco menjuarai Liga Prancis dengan menyingkirkan tim-tim kuat, seperti Paris Saint-Germain, Olympique Lyonnais, Olympique de Marseille, dan Nantes. Untuk musim 2016/2017, Mbappe mencetak 26 gol serta 14 assist  dari 44 pertandingan yang dijalaninya di berbagai ajang kompetisi. Di Liga Prancis ia menjadi bintang muda yang masuk kategori paling bersinar dan paling banyak dibicarakan.
Di ajang Liga Champions musim 2016/2017 yang mempertemukan klub-klub terbaik Eropa, Mbappe juga tampil mengesankan. Ia mencetak dua gol bagi Monaco yang menang atas Manchester City (Inggris) dengan skor agregat 6-6 ­­–– satu gol ia cetak pada leg pertama di Stadion Etihad (saat Monaco kalah 3-5) dan satu lagi pada leg kedua di Stadion Stade Louis II (saat Monaco menang 3-1). Ia juga berperan penting mengantarkan Monaco ke semifinal Liga Champions setelah menyingkirkan Borussia Dortmund (Jerman) dengan kemenangan agregat 6-3 ––  pada leg pertama di kandang Dortmund ia membuat dua gol (saat Monaco menang 3-2) dan pada leg kedua di Monaco ia mencetak satu gol (saat Monaco menang 3-1). 
Penampilan cemerlang Mbappe bersama Monaco membuat banyak klub mapan di daratan Eropa mengincarnya. Beberapa klub besar, seperti Real Madrid, Arsenal, Liverpool, Manchester United, Manchester City, dan Paris Saint-Germain, diberitakan mencoba mendekati dan merekrutnya. Kabar terakhir menunjukkan, persaingan untuk mendapatkan pemain yang biasa beroperasi di lapangan hijau sebagai  gelandang dan penyerang ini dimenangkan oleh Paris Saint-Germain (PSG). Pada pertengahan 2017 lalu, Mbappe resmi hijrah ke Paris Saint-Germain dengan nilai transfer yang sangat tinggi, tetapi tidak disebutkan angka pastinya ––  menurut media-media Eropa, nilai transfer Mbappe hanya kalah dari nilai transfer Neymar dari Barcelona ke Paris Saint-Germain yang memecahkan rekor transfer dunia dengan harga 222 juta euro (setara dengan Rp 3,5 triliun).
Jika pemberitaan media-media Eropa itu benar, berarti nilai transfer Mbappe melebihi nilai transfer Paul Pogba (dari Juventus ke Manchester Unuited), tetapi masih di bawah Neymar. Dengan nilai sebesar itu, kualitas Mbappe tentu saja tidak main-main. Dan dalam beberapa pertandingan awal bersama PSG, Mbappe mampu membuktikan bahwa dirinya memang pantas dihargai tinggi.
Begitu bergabung dengan PSG, Mbappe langsung menjadi pemain inti tim asuhan Unai Emery ini. Dalam debutnya bersama PSG di Ligue 1 melawan FC Metz yang berakhir dengan skor 5-1 untuk kemenangan PSG, Mbappe mencetak sebuah gol. Performanya kemudian menanjak dengan mencetak dua gol saat PSG menghabisi perlawanan Angers dengan skor telak 5-0. Di Liga Champions, Mbappe juga bermain bagus saat PSG menghajar tim kuat Bayern Munchen 3-0 serta bermain cemerlang dengan mencetak sebuah gol untuk turut mengantarkan PSG melumat Glasgow Celtic 5-1.
Pemaian Muda Terbaik Piala Dunia 2018
Dengan penampilan apiknya, Mbappe pun tak tertahankan lagi, direkrut ke dalam tim nasional senior Prancis. Maret 2017 lalu, pelatih Prancis, Didier Deschamps, merekrutnya untuk memperkuat lini depan tim asuhannya. Pada penampilannya yang keempat, Mbappe menjawab kepercayaan Deschamps dengan mencetak gol penutup Prancis saat Tim Ayam Jantan menghancurkan Belanda 4-0. 
Tampil dalam usia 19 tahun dalam Piala Dunia 2018, Mbappe sukses menyamai rekor Pele: menjadi remaja kedua yang mampu mencetak dua gol dalam satu pertandingan. Prestasi ini ia torehkan saat Prancis menumbangkan Argentina yang diperkuat Messi dengan skor 4-3 di babak 16 besar. Dalam pertandingan yang bertempo tinggi, ketat, menegangkan, dan menarik itu, Mbappe terpilih menjadi pemain terbaik (Man of the Match), mengalahkan bintang-bintang senior, seperti Messi, Di Maria, Aguero, Greizmann, Pogba, Matuidi, dan Varane.
Sebelumnya, di babak penyisihan grup, Mbappe mencetak gol tunggal Prancis saat  Les Blues mengalahkan Peru dengan skor 1-0. Dalam pertandingan puncak (final) melawan Kroasia, Mbappe mencetak satu gol lagi untuk membawa Prancis meraih kemenangan 4-2 atas tim dari Balkan itu sekaligus menjadi juara dunia untuk kali kedua. Selama Piala Dunia 2018 yang digelar di Rusia, Mbappe sukses membukukan 4 gol bagi Prancis sehingga memiliki peran yang penting dalam mengantarkan Prancis menjadi Juara. Berkat kecemerlangannya, ia dianugerahi gelar Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2018 oleh FIFA.
Memiliki  Skill  di Atas Rata-Rata
Banyak pelatih dan pemain serta sebagian besar penggemar sepak bola Eropa tampaknya kian sepakat bahwa Mbappe memang seorang pemain yang memiliki talenta di atas rata-rata. Dalam usia di bawah 20 tahun, ia sudah menjadi bintang baru atau setidaknya dengan meyakinkan tengah berproses menjadi bintang baru. Rekan setimnya di PSG, Neymar, memuji Mbappe sebagai pemain muda dengan kemampuan yang luar biasa. “Bahkan saya cukup yakin bahwa Kylian mampu bermain di level yang sama dengan Leo (Messi) pada masa mendatang,” ujar mantan pemain Barcelona itu. Pemain PSG lainnya, Marco Verratti juga memujinya. “Mbappe adalah pemain yang lain dari yang lain. Dia baru 18 tahun, tetapi telah menunjukkan kedewasaan dan penampilannya benar-benar seperti pemain berpengalaman. Itu tak terjadi pada pemain kebanyakan dalam umur yang sama,” kata pemain dari Italia itu.
Mantan gelandang tim nasional Prancis, Marcel Desailly, memuji Mbappe sebagai pemain yang sangat menjanjikan dengan potensi luar biasa. Mantan back tim nasional Inggris, Rio Ferdinand, menyatakan, “Sungguh luar biasa menonton Mbappe. Penampilannya adalah hal istimewa untuk ditonton; saya menyukainya.”  Pemain Real Madrid dan mantan striker tim nasional Prancis, Karim Benzema, mengakui bahwa Mbappe memang fenomenal. “Seorang pemain dengan kualitas luar biasa,”  ujarnya.
Pelatih Mbappe di PSG, Unai Emery, juga menilai Mbappe sebagai pemain yang luar biasa. “Dia masih muda, tetapi memiliki kedewasaan tinggi di atas lapangan. Ini merupakan langkah awal bagi dia dan telah menunjukkan impresi positif,” kata Emery. “Saya pikir semua pemain bahagia dengan kedatangan Mbappe. Dia membuat tim makin berkualitas,” tambahnya.
Tak kurang dari Diego Maradona pun mengaku sebagai penggemar Mbappe. Menurutnya, Mbappe memiliki potensi untuk menjadi pemain terbaik di dunia. Menurut Maradona, Mbappe akan menjadi bintang besar berikutnya. “Dia bisa melampaui banyak pemain,” ungkap Maradona. Salah satu pemain terbaik dan terbesar sepanjang masa ini mengungkapkan bahwa ia pernah menyarankan Florentino Perez (presiden Real Madrid) untuk merekrut Mbappe, tetapi ditolak karena Real Madrid masih memiliki Cristiano Ronaldo.

Neymar, Calon Favorit Penerus Messi dan Ronaldo

Oleh Akhmad Zamroni Sw.

Neymar Jr. (Sumber: http i.dailymail.co.uk)
Pemain yang lahir pada 5 Februari 1992 (umur 25 tahun) ini populer dengan sebutan atau panggilan Neymar atau Neymar Jr. Kini ia bermain untuk klub Prancis Paris Saint-Germain (PSG). Pada tanggal 3 Agustus 2017, Neymar hijrah dari Barcelona ke PSG dengan nilai transfer termahal di dunia, senilai 222 juta Euro (atau sekitar Rp 3,5 triliun) ––   memecahkan rekor transfer Paul Pogba dari Juventus ke Manchester United senilai 105 juta Euro. Sebelum merumput bersama Barcelona, Neymar bermain untuk klub domestik Brasil, Santos.
Nilai transfernya yang tertinggi di dunia menunjukkan Neymar bukan pemain sembarangan. Baik selama di Santos, Barcelona, maupun terakhir di PSG, Neymar mampu memperlihatkan kebolehannya sebagai salah satu megabintang sepak bola Eropa dan dunia setidaknya selama lima tahun terakhir. Ia memiliki individual skill dan kemampuan mencetak gol yang tinggi.
Di Santos ia menjadi pemain dan bintang utama. Di Barcelona ia mampu menjadi pendamping dan penopang yang kondusif bagi Messi. Walaupun kontribusinya terhadap El Barca masih di bawah Messi, Neymar bersama bintang Argentina ini dianggap sebagai dua pemain terbaik dan terpenting Barcelona. Adapun di PSG, Neymar dinilai sebagai pemain bintang yang paling menonjol dan paling penting.
Dalam usianya yang baru 25 tahun, Neymar pernah dipercaya menjadi kapten tim nasional Brasil. Sama seperti di PSG, di Timnas Brasil pemain yang biasa berposisi sebagai penyerang sayap ini juga menjadi bintang utama dan merupakan pemain yang paling penting. Banyak pelatih, pengamat, dan penggemar sepak bola dunia menilai, saat ini Neymar merupakan salah satu pemain terbaik di dunia. Kemampuan dan kebintangan Neymar hanya kalah oleh Messi dan Ronaldo. Dalam pemilihan pemenang Ballon d'Or dalam empat tahun terakhir, nama Neymar sempat menjadi pesaing serius bagi Messi dan Ronaldo meskipun akhirnya kalah dari keduanya  ––  dalam persaingan memperebutkan Ballon d'Or 2017, Neymar menempati peringkat ketiga setelah Ronaldo dan Messi.
Neymar kini menempati barisan terdepan atau calon paling favorit sebagai pengganti sekaligus penerus Messi dan Ronaldo. Setelah pindah ke PSG, kini ia telah terlepas dari bayang-bayang Messi. Secara psikologis, ia bisa tampil lebih lepas, bebas, enjoy, dan kreatif bersama PSG. Ia tidak lagi terbebani oleh image sebagai bintang “nomor dua” (setelah Messi) sebagaimana saat bermain untuk Barcelona.
Seiring bertambahnya usia dan pengalaman mengenyam persaingan ketat di kancah Eropa, mentalitas Neymar kini makin matang dan dewasa. Kepemimpinan dan permainannya di lapangan kian inspiratif. Secara teknis, skill-nya kian mantap dan mumpuni. Kemampuannya mencetak gol juga makin produktif  ––  baru setengah musim bergabung dengan PSG (hingga akhir Desember 2017), ia sudah menorehkan 11 gol dari 12 pertandingan yang dijalaninya di semua kompetisi musim 2017/2018 dan mengantarkan tim ibu kota itu memuncaki klasemen Ligue 1 Prancis.
Neymar memiliki keistimewaan dalam menggiring bola (dribbling), memberi umpan (assist), dan mencetak gol. Teknik dan gayanya dalam men-dribble bola untuk melewati pemain lawan terlihat indah dan menghipnotis. Ia banyak memperkenalkan teknik dan gaya dribbling baru yang sebelumnya tidak dilakukan para bintang dan pemain lain, termasuk di Brasil. Dalam sebuah pertandingan saja, ia bisa berkali-kali melewati dan mengelabui tiga sampai lima pemain lawan dengan dribbling-nya yang unik, tetapi berteknik tinggi dan memukau. Ia juga memiliki kemampuan tinggi dalam melakukan eksekusi penalti dan freekick untuk membuahkan gol.
Praktis, Neymar merupakan pemain yang memiliki kemampuan komplit. Tubuhnya yang ramping dan lentur memudahkannya untuk meliuk-liuk melewati pemain lawan. Gerakan tubuhnya dalam menggiring bola untuk mengelabui lawan sering terlihat seperti tarian samba. Selain kemampuan skill-nya yang tinggi, dengan gesturnya yang seolah-olah tengah menari, ia mampu menghibur penggemar sepak bola dengan tontonan yang indah.
Tidak hanya penggemar awam sepak bola yang dibuatnya takjub, para pelatih, pemain lain, serta bintang-bintang sepak bola top masa kini dan masa lalu pun banyak yang kagum dan menyukai gaya dan teknik permainannya. Neymar diperkirakan akan mampu menyamai dan mungkin bahkan melampaui Messi dan Ronaldo. Pemain legendaris Argentina dan salah satu pemain terbaik sepanjang masa, Diego Maradona, tak segan-segan memberikan pujian kepada Neymar. Maradona menilai Neymar akan segera menyusul Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi di puncak deretan pemain terbaik dunia atau dalam perebutan Ballon d'Or. 
Maradona bahkan mengaku lebih menyukai gaya permainan Neymar daripada Messi dan Ronaldo. “Messi tidak lebih baik daripada Cristiano Ronaldo, maupun sebaliknya. Saya lebih suka menonton Neymar karena dia terus menggiring bola meski mendapatkan 200 tendangan dari lawan,” ujar Maradona. “Ronaldo dan Messi tak lagi dalam pertarungan dua orang. Sekarang ada tiga orang untuk memenanginya,” kata Maradona. “Saya tahu bahwa Brasil takkan tinggal diam setelah Rivaldo, Ronaldinho, dan Kaka (tidak lagi bermain). Lalu Neymar muncul dan menghibur semua orang.”
Neymar juga dapat pujian dari pemain terbaik dunia sepanjang masa yang lain, Pele. Menurut Pele, dengan keterampilan yang dimilikinya, Neymar akan menjadi pemain yang hebat. “Ia pemain yang sangat berbahaya, terbaik di timnya,” kata Pele. Pele pernah mengatakan bahwa Neymar lebih baik daripada Messi, tetapi pada kesempatan yang lain pemain legendaris dari Brasil ini mengatakan hal yang sebaliknya. Namun, Messi dan Neymar sendiri memang saling memuji saat keduanya masih main bersama di Barcelona. Dan di lapangan, kadang-kadang Neymar mampu bermain lebih baik ketimbang Messi saat sama-sama membela Barcelona, kadang-kadang Messi yang tampil lebih brilian, tetapi sering pula mereka tampil sama baiknya.
Zinedine Zidane, pemain terbaik yang pernah dimiliki Prancis dan kini melatih Real Madrid, menyatakan respek terhadap Neymar. “Neymar adalah pesepakbola yang sangat bagus,” kata Zidane, yang juga pernah menjadi bintang tim dari ibu kota Spanyol. Setelah kepindahan Neymar ke PSG, Real Madrid sering diberitakan media Eropa berupaya merekrut Neymar; suatu hal yang mengindikasikan keterpukauan kuat Zidane dan “Los Blancos” terhadap Neymar.
Mantan bintang tim nasional Inggris, Manchester United, dan Real Madrid, David Beckham, turut menyatakan kekagumannya terhadap Neymar. Beckham mengatakan Neymar sudah begitu dekat untuk menyamai Messi dan Ronaldo. “Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo saat ini segera memiliki rival baru, Neymarlah yang akan menjadi rival itu,” ucap Beckham. “Neymar adalah pemain dengan talenta yang luar biasa. Neymar selalu menambah penggemar kapan pun bola ada di kakinya. Ia adalah pemain sepakbola yang hanya muncul tiap satu generasi.”
Mantan bintang tim nasional Inggris yang lain, Steven Gerrard dan Rio Ferdinand, juga memberi apresiasi tinggi terhadap Neymar. Saat Barcelona mengilas PSG 6-1 dalam Liga Champions (dua gol Barca di antaranya dicetak Neymar), Gerrard menilai kemenangan Barcelona disebabkan oleh performa Neymar. “Pemain kelas dunia pasti mendapatkan momen besar pada saat yang penting,” ujar Gerrard. “Suarez dan Messi hampir tak terlihat malam ini. Neymar, mungkin ini adalah penampilan terbaiknya yang pernah saya lihat.” Dalam duel itu, menurut Gerrard, Neymar bermain jauh lebih baik ketimbang Suarez atau Messi. Adapun Rio Ferdinand menilai Neymar layak mendapatkan gelar pemain terbaik pada laga itu. Dia menyebut Neymar merupakan penerus Messi dan Ronaldo sebagai calon penerima gelar pemain terbaik di dunia.”Dia adalah pemain terbaik di lapangan. Dia adalah pewaris takhta Ronaldo dan Messi,” tutur mantan defender Manchester United itu.
Bagi rekan-rekannya di klub, Neymar adalah pemain penyelamat dan pengangkat tim. Bek Barcelona, Gerard Pique, menyatakan, “Neymar adalah pemain dengan karakter yang luar biasa. Dia ajaib. Pemain seperti Neymar membuat sepak bola jauh lebih baik.” Penyerang Paris Saint-Germain, Edinson Cavani, menganggap bahwa gol-gol Neymar sering dibuat dengan cara yang tak biasa bagi. “Baginya, wajar melakukan itu. Bagi kami, tidak! Dia melewati banyak pemain. Pada akhirnya, itu selalu menjadi gol. Itu sesuatu yang luar biasa,” ungkap pemain dari Uruguay itu.
Megabintang Real MadridCristiano Ronaldo, menganggap Neymar dapat mencapai level sama seperti dirinya dan Lionel Messi suatu saat nanti. Ronaldo mengungkapkan kekagumannya pada Neymar serta membandingkannya dengan dirinya. “Saya amat menyukai Neymar. Ia sedikit mirip saya,” tutur Ronaldo. “Ia sempat mengalami kesulitan ketika menyesuaikan diri dengan lingkungan baru pada awalnya, tetapi saya tahu ia akan meraih sukses.”
Menjelang kedatangan Neymar ke Barcelona dari Santos, Messi menyatakan bahwa kehadiran Neymar merupakan perekrutan yang menakjubkan. Messi memberikan sambutan yang sangat antusias. “Di mata saya, ia (Neymar) merupakan pemain yang bisa menawarkan solusi individu, kemampuan yang hanya dimiliki beberapa gelintir pemain,” puji Messi.
Para pelatih pun merasakan kehebatan Neymar. “Neymar menginterpretasikan sepakbola dengan berbeda dibandingkan para pemain lainnya. Bahkan, dibandingkan pemain Brasil lain sekalipun,” kata Luis Enrique yang pernah melatihnya di Barcelona. “Setiap penggemar sepak bola harus menghargai apa yang Neymar lakukan, yang terkadang lebih mirip gerakan balerina ketimbang menggiring bola. Itu sangatlah cantik, efektif, dan spektakuler,” puji Enrique. “Neymar memberikan banyak hal bagi tim. Dia adalah pemain yang hebat dalam banyak hal. Mudah bagi Neymar untuk melewati 2-3 pemain lawan dalam satu kali aksinya.”
Pelatih PSG, Unai Emery, yang semula dikabarkan sempat bersitegang dengan Neymar, tak dapat menyembunyikan kekaguman dan kegembiraanya atas kehadiran Neymar dalam skuat tim asuhannya. “Dia (Neymar) luar biasa. Dia selalu ingin bermain di setiap laga. Dia membuat semua pemain bisa merasakan manfaat dari talentanya,” kata Unai Emery senang. “Kami semua gembira.” Emery (dan juga bebarapa pemain PSG, seperti Cavani) sangat merasakan kehadiran Neymar menjadikan permainan PSG lebih dinamis dan hidup.
Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, dan pelatih Manchester City, Pep Guardiola, juga terpesona oleh Neymar. “Neymar memiliki gaya bermain yang khas. Setiap orang memiliki gaya mereka sendiri yang unik. Saya menyukainya,” ujar Simeone.”Neymar bernyanyi, menari, dan menghancurkan. Ia telah menunjukkan kualitasnnya di lapangan,” tambah pelatih asal Argentina ini. “Ia pemain yang luar biasa.” Adapun Guardiola mengatakan, “Saya tidak pernah merasa cukup setiap kali menyaksikan dribble-nya. Sangat menyenangkan bisa menyaksikan dia bermain,” ujar Guardiola. 
Neymar yang tampil impresif (mencetak dua gol) saat Barcelona mengalahkan Juventus 2-1 dalam turnamen International Champions Cup 2017, menyebabkan  pelatih BarcelonaErnesto Valverde, melayangkan pujian. “Barcelona tidak bisa melakukannya tanpa Neymar. Kami ingin dia bertahan di sini karena telah menyadari efeknya dalam permainan,” tutur Valverde. Sementara itu, mantan bintang tim nasional Belanda, Real Madrid, dan AC Milan, yang saat ini menjadi Manajer  AC Milan, Clarence Seedorf, memberi pernyataan, “ Neymar adalah pemain muda yang sangat berbakat. Dalam usia 23 tahun ia sudah berperan penting di klub besar Barcelona. Saya percaya, suatu saat nanti Neymar akan melebihi para pemain dari Barcelona dan Real Madrid saat ini, termasuk Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo.”